Opini  

Peran program makan bergizi gratis dalam mendukung kualitas pendidikan anak di Sumba

Oleh: Kornelis Kilu Jodi NIM: 151012302030 Kampus: Unika weetabula

Lapanenam.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat bagus kalau diterapkan di Sumba. Masih banyak anak-anak di kampung yang pergi sekolah dari pagi tanpa makan terlebih dahulu. Ada juga yang berjalan kaki jauh untuk sampai di sekolah, jadi kadang sudah capai sebelum belajar. Karena itu, kalau ada makanan bergizi gratis di sekolah, pasti sangat membantu anak-anak supaya lebih kuat dan semangat belajar.

Di Sumba, orang bisa bilang, “yang penting anak bisa sekolah dan makan cukup.” Jadi, program seperti ini sangat baik karena bisa membantu anak-anak yang kadang susah mendapatkan makanan bergizi setiap hari. Kalau anak makan dengan baik, mereka bisa lebih fokus belajar dan tidak cepat mengantuk di kelas.

Selain membantu anak-anak, program ini juga bisa meringankan beban orang tua di kampung. Apalagi kalau musim susah atau hasil kebun kurang bagus, orang tua pasti merasa terbantu karena anak tetap mendapat makan di sekolah.

Makanan yang diberikan juga sebaiknya memakai makanan yang biasa ada di Sumba, seperti jagung, ubi, daun kelor, ikan, telur, dan sayur dari kebun masyarakat. Jadi, anak-anak lebih terbiasa makan makanan lokal dan masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya.

Tetapi, pemerintah harus benar-benar memperhatikan sekolah-sekolah yang jauh di pelosok Sumba supaya semua anak bisa merasakan program ini, bukan hanya yang di kota saja.

Jadi, program MBG ini bisa menjadi bantuan yang bagus untuk anak-anak Sumba supaya mereka lebih sehat, lebih rajin sekolah, dan bisa memiliki masa depan yang lebih baik.***

Penulis: Petrus kodi hogaEditor: Kobus Tena