Ekobis  

TMMD Ke-128 di Sumba Barat Daya Resmi Ditutup, TNI dan Pemda Dorong Pembangunan Pedesaan

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla saat penutupan TMMD ke-128 di Lapangan Galatama, Tambolaka, Kamis (21/5/2026). (Foto: kodim SBD)

Tambolaka, Lapanenam – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto menutup pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 21 Mei 2026. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Galatama, Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penutupan program itu dihadiri Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Harianto Rante Salu, perwakilan Kejaksaan Negeri, Danyon C Pelopor Brimob, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1629/Sumba Barat Daya, anggota Brimob, Polres Sumba Barat Daya, pelajar, dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Dansatgas TMMD menyampaikan laporan pelaksanaan program yang dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima hasil pembangunan.

Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto mengatakan TMMD menjadi bagian dari kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Menurut dia, pelaksanaan program selama sekitar satu bulan di Desa Umbu Wango, Kecamatan Wewewa Selatan, diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum bagi masyarakat Wewewa Selatan.

Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyebutkan program TMMD membantu pemerintah daerah dalam memperluas pembangunan di wilayah pedesaan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas dasar.***